UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS PSIKOLOGI
TUGAS STATISTIKA
KELAS 2PA07
Nama Anggota :
1
Clara Jannata Alverina (11511679)
2
Hafidz Nurfajri (13511148)
3
Indar Ardiniansyah (18511172)
4
Lulu Miradiani (14511152)
|
NO.
|
JENIS
DATA
|
PENGERTIAN/CIRI
|
CONTOH
|
|
1.
2.
3.
4.
|
Nominal
Ordinal
Interval
Rasio
|
Skala Nominal merupakan skala yang paling lemah/rendah di
antara skala pengukuran yang ada. Skala nominal hanya bisa membedakan benda
atau peristiwa yang satu dengan yang lainnya berdasarkan nama (predikat). Skala pengukuran nominal digunakan untuk mengklasifikasi
obyek, individual atau kelompok; sebagai contoh mengklasifikasi jenis
kelamin, agama, pekerjaan, dan area geografis. Operator aritmatika yang bisa
digunakan pada skala nominal hanya tanda “=” atau “≠”
Skala pengukuran ordinal
memberikan informasi tentang jumlah relatif karakteristik berbeda yang
dimiliki oleh obyek atau individu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai
informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relatif tertentu
yang memberikan informasi apakah suatu obyek memiliki karakteristik yang
lebih atau kurang tetapi bukan berapa banyak kekurangan dan kelebihannya.
Operator aritmatika yang biasa digunakan paa skala ordinal adalah tanda “=”,
“≠”, “⪥”
Skala interval mempunyai
karakteristik seperti yang dimiliki oleh skala nominal dan ordinal dengan
ditambah karakteristik lain, yaitu berupa adanya interval yang tetap. Dengan
demikian peneliti dapat melihat besarnya perbedaan karaktersitik antara satu
individu atau obyek dengan lainnya. Skala pengukuran interval benar-benar
merupakan angka. Angka-angka yang digunakan dapat dipergunakan dapat dilakukan
operasi aritmatika, misalnya dijumlahkan atau dikalikan. Untuk melakukan
analisa, skala pengukuran ini menggunakan statistik parametric. Operator
aritmatika yang bisa digunakan pada skala ordinal adalah tanda “=”, “≠”,”⪥”,”+”,”-“.
Skala pengukuran ratio
mempunyai semua karakteristik yang dipunyai oleh skala nominal, ordinal dan
interval dengan kelebihan skala ini mempunyai nilai 0 (nol) empiris absolut.
Nilai absoult nol tersebut terjadi pada saat ketidakhadirannya suatu
karakteristik yang sedang diukur. Pengukuran ratio biasanya dalam bentuk
perbandingan antara satu individu atau obyek tertentu dengan lainnya.
Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala rasio adalah tanda “=”,”≠”, “⪥”,”=”,”x” dan “+”.
|
·
Jenis tanah
·
Varietas
·
Ras
·
Warna
·
Bentuk
·
Kota
·
Golongan darah
·
Jenis Penyakit
·
Agama
·
Suku
·
Nomor KTP/SIM/Kartu
Pelajar
·
Tingkat pendidikan
atau kekayaan
·
Tingkat keparahan
penyakit
·
Tingkat kesembuhan
·
Derajat keganasan
kanker
·
Tingkat Kecerdasan
(IQ)
·
Beberapa indeks
pengukuran tertentu
·
Waktu, panjang,
tinggi, berat, usia
·
Kadar zat dan jumlah
sel tertentu
·
Dosis obat, dll
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar