Sabtu, 13 Oktober 2012

TUGAS STATISTIKA



UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS PSIKOLOGI
TUGAS STATISTIKA
KELAS 2PA07
Nama Anggota :
1        Clara Jannata Alverina (11511679)
2        Hafidz Nurfajri (13511148)
3        Indar Ardiniansyah (18511172)
4        Lulu Miradiani (14511152)

NO.
JENIS DATA
PENGERTIAN/CIRI
CONTOH
1.










2.












3.















4.
Nominal










Ordinal












Interval















Rasio
Skala Nominal merupakan skala yang paling lemah/rendah di antara skala pengukuran yang ada. Skala nominal hanya bisa membedakan benda atau peristiwa yang satu dengan yang lainnya berdasarkan nama (predikat). Skala pengukuran nominal digunakan untuk mengklasifikasi obyek, individual atau kelompok; sebagai contoh mengklasifikasi jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan area geografis. Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala nominal hanya tanda “=” atau “≠”
Skala pengukuran ordinal memberikan informasi tentang jumlah relatif karakteristik berbeda yang dimiliki oleh obyek atau individu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relatif tertentu yang memberikan informasi apakah suatu obyek memiliki karakteristik yang lebih atau kurang tetapi bukan berapa banyak kekurangan dan kelebihannya. Operator aritmatika yang biasa digunakan paa skala ordinal adalah tanda “=”, “”, “⪥”


Skala interval mempunyai karakteristik seperti yang dimiliki oleh skala nominal dan ordinal dengan ditambah karakteristik lain, yaitu berupa adanya interval yang tetap. Dengan demikian peneliti dapat melihat besarnya perbedaan karaktersitik antara satu individu atau obyek dengan lainnya. Skala pengukuran interval benar-benar merupakan angka. Angka-angka yang digunakan dapat dipergunakan dapat dilakukan operasi aritmatika, misalnya dijumlahkan atau dikalikan. Untuk melakukan analisa, skala pengukuran ini menggunakan statistik parametric. Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala ordinal adalah tanda “=”, “”,””,”+”,”-“.

Skala pengukuran ratio mempunyai semua karakteristik yang dipunyai oleh skala nominal, ordinal dan interval dengan kelebihan skala ini mempunyai nilai 0 (nol) empiris absolut. Nilai absoult nol tersebut terjadi pada saat ketidakhadirannya suatu karakteristik yang sedang diukur. Pengukuran ratio biasanya dalam bentuk perbandingan antara satu individu atau obyek tertentu dengan lainnya. Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala rasio adalah tanda “=”,””, “”,”=”,”x” dan “+”.
·         Jenis tanah
·         Varietas
·         Ras
·         Warna
·         Bentuk
·         Kota
·         Golongan darah
·         Jenis Penyakit
·         Agama
·         Suku
·         Nomor KTP/SIM/Kartu Pelajar




·         Tingkat pendidikan atau kekayaan
·         Tingkat keparahan penyakit
·         Tingkat kesembuhan
·         Derajat keganasan kanker














·         Tingkat Kecerdasan (IQ)
·         Beberapa indeks pengukuran tertentu





















·         Waktu, panjang, tinggi, berat, usia
·         Kadar zat dan jumlah sel tertentu
·         Dosis obat, dll













Tidak ada komentar:

Posting Komentar