Minggu, 21 Oktober 2012

TUGAS SOFTSKILL 4


UNIVERSITAS GUNADARMA
TUGAS SOFTSKILL

MATA KULIAH            :           PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET
DOSEN                          :           IBU LILIS RATNASARI
NAMA                           :           INDAR ARDINIANSYAH
NPM                              :           18511172
KELAS                          :           2PA07

  1. KOMUNITAS ONLINE
Istilah kata Komunitas berasal dari bahasa latin communitas yang berasal dari kata dasar communis yang artinya masyarakat, publik atau banyak orang. Wikipedia bahasa Indonesia menjelaskan pengertian komunitas sebagai sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa.
Menurut Soenarno (2002), Definisi Komunitas adalah sebuah identifikasi dan interaksi sosial yang dibangun dengan berbagai dimensi kebutuhan fungsional.
Menurut Kertajaya Hermawan (2008), Komunitas adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values.
Maka bisa disimpulkan bahwa KOMUNITAS ONLINE ADALAH SEBUAH KELOMPOK SOSIAL DARI BERBAGAI KALANGAN DAN LATAR BELAKANG YANG BERBEDA YANG SALING PEDULI SATU SAMA LAIN KARENA ADANYA KESAMAAN INTEREST DAN VALUES, DENGAN PERANTARA SUATU JARINGAN INTERNET.

  1. POLARISASI KELOMPOK
Polarisasi adalah kecenderungan ke arah posisi yang ekstrem. Bila sebelum diskusi kelompok para anggota mempunyai sikap agak mendukung tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan lebih kuat lagi mendukung tindakan itu. Sebaliknya, bila sebelum diskusi para anggota kelompok agak menentang tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan menentang lebih keras. Anggota-anggota kelompok bekerja sama untuk mencapai dua tujuan: a. melaksanakan tugas kelompok, dan b. memelihara moral anggota-anggotanya. Tujuan pertama diukur dari hasil kerja kelompok yang disebut prestasi (performance) tujuan kedua diketahui dari tingkat kepuasan (satisfacation). Jadi, bila kelompok dimaksudkan untuk saling berbagi informasi (misalnya kelompok belajar), maka keefektifannya dapat dilihat dari beberapa banyak informasi yang diperoleh anggota kelompok dan sejauh mana anggota dapat memuaskan kebutuhannya dalam kegiatan kelompok.

  1. KELOMPOK KERJA VIRTUAL
Formal team (kelompok formal) adalah terdiri dari para pegawai dan pimpinan, anggota dalam suatu kelompok dan mempunyai hubungan kerja dengan masing-masing anggota kelompok. Informal team adalah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang mempunyai interest/ minat yang sama.
Informal team ini dapat berbentu
k dalam suatu organisasi formal, dan kegiatan tim informal ini kadang-kadang menunjang kegiatan tim formal. 
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content".


REFERENSI :
1. file:///D:/review-beberapa-komunitas-online-di.html
4. http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ekon4215/isi5.htm

Sabtu, 13 Oktober 2012

TUGAS STATISTIKA



UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS PSIKOLOGI
TUGAS STATISTIKA
KELAS 2PA07
Nama Anggota :
1        Clara Jannata Alverina (11511679)
2        Hafidz Nurfajri (13511148)
3        Indar Ardiniansyah (18511172)
4        Lulu Miradiani (14511152)

NO.
JENIS DATA
PENGERTIAN/CIRI
CONTOH
1.










2.












3.















4.
Nominal










Ordinal












Interval















Rasio
Skala Nominal merupakan skala yang paling lemah/rendah di antara skala pengukuran yang ada. Skala nominal hanya bisa membedakan benda atau peristiwa yang satu dengan yang lainnya berdasarkan nama (predikat). Skala pengukuran nominal digunakan untuk mengklasifikasi obyek, individual atau kelompok; sebagai contoh mengklasifikasi jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan area geografis. Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala nominal hanya tanda “=” atau “≠”
Skala pengukuran ordinal memberikan informasi tentang jumlah relatif karakteristik berbeda yang dimiliki oleh obyek atau individu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relatif tertentu yang memberikan informasi apakah suatu obyek memiliki karakteristik yang lebih atau kurang tetapi bukan berapa banyak kekurangan dan kelebihannya. Operator aritmatika yang biasa digunakan paa skala ordinal adalah tanda “=”, “”, “⪥”


Skala interval mempunyai karakteristik seperti yang dimiliki oleh skala nominal dan ordinal dengan ditambah karakteristik lain, yaitu berupa adanya interval yang tetap. Dengan demikian peneliti dapat melihat besarnya perbedaan karaktersitik antara satu individu atau obyek dengan lainnya. Skala pengukuran interval benar-benar merupakan angka. Angka-angka yang digunakan dapat dipergunakan dapat dilakukan operasi aritmatika, misalnya dijumlahkan atau dikalikan. Untuk melakukan analisa, skala pengukuran ini menggunakan statistik parametric. Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala ordinal adalah tanda “=”, “”,””,”+”,”-“.

Skala pengukuran ratio mempunyai semua karakteristik yang dipunyai oleh skala nominal, ordinal dan interval dengan kelebihan skala ini mempunyai nilai 0 (nol) empiris absolut. Nilai absoult nol tersebut terjadi pada saat ketidakhadirannya suatu karakteristik yang sedang diukur. Pengukuran ratio biasanya dalam bentuk perbandingan antara satu individu atau obyek tertentu dengan lainnya. Operator aritmatika yang bisa digunakan pada skala rasio adalah tanda “=”,””, “”,”=”,”x” dan “+”.
·         Jenis tanah
·         Varietas
·         Ras
·         Warna
·         Bentuk
·         Kota
·         Golongan darah
·         Jenis Penyakit
·         Agama
·         Suku
·         Nomor KTP/SIM/Kartu Pelajar




·         Tingkat pendidikan atau kekayaan
·         Tingkat keparahan penyakit
·         Tingkat kesembuhan
·         Derajat keganasan kanker














·         Tingkat Kecerdasan (IQ)
·         Beberapa indeks pengukuran tertentu





















·         Waktu, panjang, tinggi, berat, usia
·         Kadar zat dan jumlah sel tertentu
·         Dosis obat, dll