Jumat, 01 November 2013

Tugas II Softkill MANAJEMEN


Nama             : Indar Ardiniansyah
NPM             : 18511172
Kelas             : 3PA07
Tugas             : Softskill Manajemen
Pembimbing   : Ibu Nurul Huda
Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma


1. DEFINISI MANAJEMEN

          Manajemen berasal dari bahasa Inggris management dengan kerja to manage yang secara umum berarti mengurusi.Dalam arti khusus manajemen dipakai bagi pimpinan dan kepemimpinan, yaitu orang-orang yang melakukan kegiatan memimpin. Dengan demikian manajer ialah orang yang memimpin atau pemimpin. Perkataan manajemen selalu dipakai untuk pimpinan suatu organisasi, dan tidak untuk pimpinan keluarga atau regu sepak bola. Jadi untuk dapat mengerti manajemen, terlebih dahulu perlu menanggapi organisasi.

2. DEFINISI ORGANISASI

          Organisasi adalah suatu sistem yang bersifat sosio-ekonomi-teknis. Sistem adalah suatu keseluruhan dinamis yang terdiri dari bagian-bagian yang berhubungan. Dinamis berarti bergerak, berkembang kearah suatu tujuan. Sosio (sosial) berarti yang bergerak di dalam dan yang menggerakkan sistem itu ialah manusia. Ekonomi berarti kegiatan dalam sistem bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Teknis berarti dalam kegiatan dipakai harta, alat-alat ,dan cara tertentu.

Jadi manajemen adalah suatu rentetan langkah yang terpadu yang mengembangkan suatu organisasi sebagai suatu sistem yang bersifat sosio-ekonomi-teknis. Setiap buku teks manajemen mempunyai definisi organisasi dan manajemen sendiri. Menurut Stoner, manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, dan mengawasi usaha-usaha dari anggota organisasi dan dari sumber-sumber organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan. Sedangkan Mary Parker Follet mendefinisikan manajemen sebagai seni untuk melakukan sesuatu melalui orang lain. Silakan perbandingkan, khususnya dengan definisi kita, dan mencari alasan mengapa definisi kita boleh dianggap lebih baik dan lebih benar.

Sumber :
Prof. Dr. A.M. Kadarman, SJ & Drs. Jusuf Udaya (1993). Pengantar Ilmu Manajemen Buku Panduan Mahasiswa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

3.  DEFINISI KOMUNIKASI

     Definisi komunikasi terdiri dari:
1). Penyampaian perubahan energi dari satu tempat ke tempat yang lain seperti dalam sistem saraf atau penyampaian gelombang-gelombang suara.
2). Penyampaian atau penerimaan signal atau pesan oleh organisme.
3). Pesan yang di sampaikan.
4). Menurut Teori Komunikasi, komunikasi adalah proses yang dilakukan satu sistem untuk mempengaruhi  sistem yang lain melalui pengaturan signal-signal yang di sampaikan.
5). Menurut K.Lewin, Komunikasi adalah pengaruh satu wilayah pesona pada wilayah menimbulkan perubahan yang berkaitan pada wilayah lain.
6). Pesan sistem kepada pemberi terapi dalam psikoterapi.

          Dari daftar pengertian di atas menunjukkan rentangan makna komunikasi sebagaiamana digunakan dalam psikologi, komunikasi mempunyai makna yang luas, meliputi segala penyampaian energi, gelombang suara, tanda diantara tempat, sistem atau organisme. Kata komunikasi sendiri dipergunakan sebagai proses, sebagai pesan, sebagai pengaruh, atau secara khusus sebagai pesan pasien dalam psikoterapi.

4. DIMENSI KOMUNIKASI

         Komunikasi sebagai multidimensional, apabila dilihat dari multimensional komunikasi ada dua sisi yaitu dimensi isi dan dimensi hubungan.
Dimensi isi yaitu lebih menunjukkan pada kata, bahasa, dan informasi yang di bawa pesan. Jadi seperti orang madura berbicara dengan orang jawa pasti bahasa yang mereka gunakan pun juga berbeda disinilah dimensi isi menunjukkan hal tersebut dalam komunikasi.
Dimensi hubungan ialah menunjukkan bagaimana proses komunikasi berinteraksi satu sama lain. Masih dengan contoh di atas dimensi hubungan menunjukkan bagaimana mereka berinteraksi. Media apa yang mereka gunakan, apakah ada bahasa tubuh atau simbol-simbol yang digunakan. Itu dilihat dari dimensi hubungan. Asumsi dasar hubungan multimensioanal adalah bahwa sumber tidak hanya mempengaruhi pesan, tetapi juga bisa mempengaruhi komponen yang lainnya.

Sumber:
Drs. Jalaluddin Rakhmat, M.Sc. (2011). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.