Nama :
Indar Ardiniansyah
NPM :
18511172
Kelas :
4PA07
Fakultas Psikologi
Universitas Gunadarma
TUGAS SOFTSKILL SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
DEFINISI ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Definisi Arsitektur Komputer
Arsitektur
komputer (Syahrul, 2010), adalah sebuah sains (ilmu) untuk tujuan perancangan
sistem komputer. Tujuan seorang arsitek komputer adalah merancang sebuah sistem
dengan kinerja yang tinggi dengan biaya yang layak, memenuhi semua
pesyaratan-persyaratan lainnya. Arsitektur komputer memberikan berbagai atribut
pada sistem komputer yang dibutuhkan oleh seorang pemrogram bahasa mesin atau
seorang perancang software sistem untuk mengembangkan suatu program.
Arsitektur
komputer dapat didefinisikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara
interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah
komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Arsitek komputer ini juga mengandung tiga sub kategori yang terdiri dari set
instruksi (ISA), arsitektur mikro dari ISA, dan sistem desain dari komponen
dalam perangkat keras komputer ini. Arsitektur komputer adalah konsep perencanaan
dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer.
Arsitektur
komputer ini merupakan rencana cetak biru dan deskripsi fungsional dari
kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem
interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing-masing
bagian akan lebih difokuskan terutama mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan
mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM,
cakram keras, dll).
Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini
adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll. Arsitektur komputer
mempelajari atribut-atribut sitem komputer yang terkait dengan seorang
programmer, contohnya set instruksi, teknik pengalamatan.
Arsitektur
komputer dapat juga didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus
seni cara mengenai interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat
menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja dan
target biayanya.
Ada
sejumlah tingkatan dalam konstruksi dan organisasi sistem komputer antara lain:
1. Tingkatan
Dasar Arsitektur Komputer
Pada
tingkat ini hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling
dasar, dimana pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut
ada di atas Hardware, meggunakannya dan mengontrolnya. Hardware ini mendukung
software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.
2. Multilayerd Machine
Tingkat dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan
dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayerd machine” yang
terdiri dari beberapa layer hardware.
Berikut tingkatan layer tersebut:
a. Physical
Device Layer
Merupakan
komponen elektrik dan elektronik yang sangat penting
b. Digital
Logic Layer
Elemen pada
tingkatan ini dapat menyimpan, memanipulasi, dan mentransmisi data dalam bentuk representasi
biner sederhana.
c. Microprogrammed
Layer
Menginterpretasikan
instruksi bahasa mesin dari layar mesin dan secara langsung menyebabkan elemen logika digital
menjalankan operasi yang dikehendaki dan sebagai prosesor inner yang sangat
mendasar dan dikendalikan oleh instruksi program kontrol primitifnya sendiri
yang disangga dalam ROM innernya sendiri. Instruksi program ini disebut mikrokode
dan program kontrolnya disebut mikroproram.
d. Machine Layer
Adalah tingkatan yang
paling bawah dimana program dapat dituliskan dan memang hanya instruksi bahasa
mesin yang dapat di interprestasikan secara langsung oleh hardware.
e. Operating System Layer
Mengontrol semua cara
yang dilakukan oleh software dalam menggunakan hardware yang mendasari
(underlying) dan juga menyembunyikan kompleksitas hardware dari software lain
dengan cara memberikan fasilitasnya sendiri yang memungkinkan software
menggunakan hardware tersebut secara lebih mudah.
f. Higher Order Software Layer
Mencakup
semua program dalam bahasa selain bahasa mesin yang memerlukan penerjemahan ke
dalam kode mesin sebelum mereka dapat dijalankan. Ketika diterjemahkan program
seperti itu akan mengandalkan pada fasilitas sistem operasi yang mendasari
maupun instruksi-instruksi mesin mereka sendiri.
g. Applications
Layer
Adalah
bahasa komputer seperti yang dilihat oleh end user.
Pada tahun 1966, Flyyn mengklasifikasikan
arsitektur komputer berdasarkan sifatnya, yaitu:
1. Jumlah
prosesor
2. Jumlah
program yang dapat dijalankan
3. Struktur
memori
Menurut Flyyn ada 4 (empat) klasifikasi
komputer:
1. SISD
(Single instruction Stream, Single Data Stream)
Satu
CPU yang mengeksekusi instruksi satu persatu dan menjemput atau menyimpan data satu persatu.
2. SIMD
(Single Instruction Stream, Multiple Data Stream)
Satu
unit kontrol yang mengeksekusi aliran tunggal instruksi, tetapi lebih dari satu
elemen pemroses.
3. MISD
(Multiple Instruction Stream, Single Data Stream)
Mengeksekusi
beberapa program yang berbeda terhadap data yang sama.
Ada
dua kategori:
-
Mesin
dengan unit pemroses berbeda dengan instruksi yang berbeda dengan data yang
sama (samapai sekarang tidak ada mesin yang seperti ini).
-
Mesin,
dimana data akan mengalir ke elemen pemroses serial.
4. MIMD
(Multiple Instruction Stream, Multiple Data Stream)
Juga
disebut multiprosesors, dimana lebih dari satu proses dapat dieksekusi berikut terhadap dengan datanya
masing-masing.
Strukur Kognisi Manusia
Di bawah ini adalah definisi kognitif menurut beberapa
ahli:
1. Menurut
Drever (Kuper &Kuper, 2000) disebutkan bahwa kognisi adalah istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman,
yakni persepsi, imajinasi, penangkapan
makna, penilaian dan penalaran.
2. Menurut
Chaplin (2002), dikatakan bahwa kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk
didalamnya mengamati, melihat, memperhatikan,
memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga dan menilai.
3. Menurut
Santoso (2009), bakat kognitif manusia mencakup berbagai kemampuan yang luas. Perancangan interaksi harus
mempertimbangkan berbagai faktor kognitif, lingkungan
komputasi mempengaruhi daya penalaran seseorang. Perancang sistem komputer harus memperhatikan berbagai
isu yang menyangkut adanya perbedaan dinamila
kognitif dan lingkungan.
Dari
berbagai pengertian yang telah disampaikan diatas dapat difahami bahwa kognitif
adalah sebuah istilah yang dipergunakan psikolog untuk menjelaskan semua
aktivitas mental yang berhungan dengan persepsi, pikiran, ingatan, dan
pengolahan informasi yang memungkinkan seseorang memperoleh pengetahuan,
memecahkan masalah, dan merencanakan masa depan, atau semua proses psikologis
yang berkaitan dengan bagaimana individu mempelajari, memperhatikan, mengamati,
membayangkan, memperkirakan, menilai dan memikirkan lingkungannya.
Hubungan
Arsitektur Komputer dengan Struktur Kognisi Manusia
Zaman sekarang siapa yang tidak
mengenal komputer? Anak-anak usia dini pun mereka sudah mengenal computer apalagi
remaja bahkan orang-orang dewasa. Komputer dibuat oleh manusia dalam memproses
dan menyimpan data mereka dalam ukuranyang besar. Cara kerja computer sendiri
diadopsi dari system kognisi manusia yaitu pemrosesan informasi. Ilmu kognisi melihat
bagaimana pikiran memproses informasi dan mendapat pengetahuan pengolahan
informasidalam pikiran kita. Arsitektur komputerisasi memungkinkan kita untuk
membangun interface computer dengan nilai aksebilitas dan kegunaannya serta
membantu merancang perangkat elektronik dan lainnya yang lebih user friendly.
Sumber:
Santoso (2009), interaksi manusia dengan komputer edisi
2, Yogyakarta:Penerbit Andi
Syahrul (2010), organisai dan arsitektur komputer,
Yogyakarta: CV Andi Offset
http://id.
Wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
http://www.gudangmateri.com/2009/07/arsitektur-dan-organisasi-komputer-html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar